Musim pancaroba ditandai dengan perubahan cuaca dan suhu yang tidak menentu. Hal ini berpengaruh terhadap tubuh yang lebih rentan berbagai penyakit seperti infeksi saluran pernapasan, demam berdarah, dan gangguan pencernaan. Kondisi inilah yang mendorong Unit Kesehatan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (Ukesma UGM) Ukesma UGM menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat melalui kegiatan Bina Desa Sehat (BDS). Pelaksanaan kegiatan dirampungkan di Dusun Gowok RW 06, RT 14 dan RT 15, Kelurahan Caturtunggal, Sleman, pada Minggu (9/8). Mengusung tema “Kewaspadaan Terhadap Penyakit pada Musim Pancaroba,” kegiatan ini menggabungkan edukasi kesehatan dengan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis bagi warga.
Nisa Maharani Wahyu Pratiwi, Ketua Ukesma UGM menyampaikan kegiatan Bina Desa Sehat ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Dusun Gowok. Menurutnya, kegiatan pengabdian ini tidak hanya berhenti sebagai sesi edukasi sesaat, tetapi menjadi wadah pemberdayaan kesehatan yang terus hidup di tengah masyarakat. “Kita ingin warga semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, terutama selama masa peralihan musim. Sehingga terdorong untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga melalui pemantauan rutin serta penerapan pola hidup sehat dalam keseharian,” ungkapnya dalam keterangan yang dikirim Rabu (12/8).
Kegiatan Bina Desa Sehat di Dusun Gowok diawali dengan sesi pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan kadar asam urat. Antusiasme kegiatan disambut positif oleh warga karena memberikan kemudahan dalam memantau kondisi kesehatan secara langsung. Setelah pemeriksaan, warga mendapatkan penyuluhan interaktif dari tenaga kesehatan dr. Sidi Aritjahja yang membahas berbagai penyakit umum di musim pancaroba beserta langkah-langkah pencegahannya.
Ia memaparkan materi yang mencakup cara menjaga daya tahan tubuh hingga kiat memenuhi kebutuhan cairan dan istirahat. Selain itu, ia menekankan poin membiasakan perilaku hidup bersih seperti mencuci tangan, serta mengenali gejala awal penyakit agar dapat segera ditangani. “Untuk mengevaluasi pemahaman peserta, panitia juga mengadakan sesi tanya jawab berhadiah yang mendorong warga untuk terlibat aktif sepanjang acara,” katanya.
Tanggapan hangat juga datang dari Sunarti, salah satu warga yang hadir, menilai kegiatan pemeriksaan kesehatan ini sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Menurutnya, mengingat banyaknya warga lanjut usia yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkala. “Tema penyuluhan sangat relevan dengan kondisi cuaca yang saat ini cenderung panas dan tidak menentu,” ujarnya.
Sunarti mengapresiasi layanan yang diberikan dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin di Dusun Gowok. Hal ini disebutkannya bahwa manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga secara berkelanjutan. Melalui Bina Desa Sehat, Ukesma UGM menegaskan perannya sebagai mitra kesehatan masyarakat yang tidak hanya aktif di lingkungan kampus, tetapi juga hadir dan berdampak nyata di tengah kehidupan masyarakat sekitar.
Penulis : Hanifah
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Tim Ukesma UGM
