Kerjasama Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/category/seputar-kampus/kerjasama/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Fri, 19 Jun 2026 03:00:31 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.12 UGM dan BSSN Perkuat Pengembangan Transformasi Digital https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-bssn-perkuat-pengembangan-transformasi-digital/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-bssn-perkuat-pengembangan-transformasi-digital/#respond Thu, 18 Jun 2026 01:42:30 +0000 https://ugm.ac.id/?p=94600 Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan audiensi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Kantor Pusat UGM, Rabu (17/6). Pertemuan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai transformasi digital dan praktik pengelolaan enterprise architecture yang diterapkan UGM untuk mendukung tata kelola organisasi yang lebih terintegrasi. Dalam kesempatan itu, UGM memaparkan perjalanan transformasi digital yang telah dilakukan […]

Artikel UGM dan BSSN Perkuat Pengembangan Transformasi Digital pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan audiensi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Kantor Pusat UGM, Rabu (17/6). Pertemuan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai transformasi digital dan praktik pengelolaan enterprise architecture yang diterapkan UGM untuk mendukung tata kelola organisasi yang lebih terintegrasi. Dalam kesempatan itu, UGM memaparkan perjalanan transformasi digital yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir, mulai dari penataan proses bisnis hingga pengembangan sistem informasi yang terhubung antarunit. Audiensi berlangsung interaktif dengan pembahasan mengenai tantangan, strategi, serta praktik baik yang dapat diterapkan dalam penguatan tata kelola digital organisasi.

Kepala Biro Transformasi Digital (BTD) UGM, Dr. Mardhani Riasetiawan, M.T., menjelaskan bahwa transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi tidak dapat hanya berfokus pada pengembangan teknologi. Menurutnya, perubahan harus diawali dengan penataan proses bisnis agar setiap sistem yang dibangun benar-benar mendukung kebutuhan organisasi. Pendekatan tersebut menjadi penting karena selama bertahun-tahun berbagai unit kerja mengembangkan sistem sesuai kebutuhan masing-masing sehingga integrasi data dan layanan menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, UGM mulai membangun kerangka pengelolaan yang mampu menghubungkan proses bisnis, data, aplikasi, dan teknologi dalam satu arah pengembangan yang sama. “Kami menyadari bahwa selama ini pengembangan sistem informasi dilakukan tanpa desain arsitektur yang utuh. Enterprise architecture kemudian menjadi jawaban untuk membangun integrasi dan arah pengembangan yang lebih jelas,” ujarnya.

Perjalanan tersebut, lanjut Mardhani, tidak selalu berlangsung mudah. Transformasi digital kerap dihadapkan pada tantangan perubahan budaya kerja karena menyentuh berbagai aspek organisasi yang telah berjalan selama bertahun-tahun. Namun, komitmen pimpinan dan dukungan seluruh unit kerja menjadi modal penting untuk menjalankan perubahan secara bertahap. Berbagai kebijakan dan mekanisme baru diterapkan agar pengembangan layanan digital dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika. “Perubahan memang tidak selalu nyaman pada tahap awal, tetapi setelah dijalankan kami merasakan manfaatnya dalam membangun organisasi yang lebih sehat, efektif, dan adaptif,” katanya.

Mardhani menambahkan bahwa transformasi digital yang dilakukan UGM tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Melalui pemetaan proses bisnis yang lebih sistematis, universitas dapat mengidentifikasi berbagai kebutuhan organisasi sekaligus menentukan prioritas pengembangan layanan. Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan, pengembangan sistem, hingga transformasi kelembagaan. Dengan demikian, setiap inovasi digital yang dibangun memiliki keterkaitan yang jelas dengan tujuan strategis universitas. Pendekatan ini sekaligus membantu UGM menjaga keberlanjutan pengembangan teknologi di masa mendatang.

Praktik penerapan transformasi digital di tingkat unit kerja turut disampaikan oleh dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, Sp.A., Ph.D., Sp.A.Subsp.Neuro.K. Dalam paparannya, ia menjelaskan pengalaman FK-KMK UGM dalam mengembangkan layanan dan tata kelola yang didukung sistem digital terintegrasi. Implementasi tersebut membantu fakultas meningkatkan efektivitas layanan sekaligus memperkuat koordinasi antarunit yang terlibat dalam berbagai proses akademik maupun administrasi. Pendekatan berbasis proses bisnis juga memungkinkan pengembangan sistem dilakukan secara lebih terarah sesuai kebutuhan pengguna. Pengalaman FK-KMK menjadi salah satu contoh penerapan transformasi digital yang mendukung peningkatan kualitas layanan di lingkungan UGM.

Dalam sesi diskusi, tim BSSN memberikan apresiasi terhadap langkah UGM dalam membangun tata kelola digital yang terstruktur dan berkelanjutan. Berbagai pertanyaan disampaikan terkait integrasi data, pengelolaan perubahan organisasi, serta strategi menjaga keberlanjutan transformasi digital di lingkungan institusi yang besar dan kompleks. Diskusi juga membahas pentingnya dokumentasi proses bisnis dan pengembangan sistem sebagai fondasi penguatan layanan digital. Pertukaran pengalaman antara kedua institusi berlangsung dinamis dan memberikan berbagai perspektif baru mengenai pengelolaan transformasi digital. Forum ini menjadi sarana pembelajaran bersama dalam menghadapi tantangan digitalisasi yang terus berkembang.

Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara UGM dan BSSN dalam pengembangan tata kelola digital yang semakin efektif dan terintegrasi. Melalui pertukaran pengalaman dan praktik baik yang telah dilakukan masing-masing institusi, kedua pihak dapat memperoleh wawasan baru untuk mendukung penguatan layanan dan organisasi. UGM sendiri berkomitmen untuk terus melanjutkan transformasi digital yang berorientasi pada kebutuhan pengguna dan peningkatan kualitas tata kelola. Sementara itu, masukan dari BSSN menjadi bagian penting dalam penyempurnaan berbagai inisiatif yang tengah dikembangkan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi yang semakin bermanfaat bagi masyarakat luas.

Penulis: Triya Andriyani

Foto: Donnie

Artikel UGM dan BSSN Perkuat Pengembangan Transformasi Digital pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-bssn-perkuat-pengembangan-transformasi-digital/feed/ 0
UGM dan Tanamal Phinisi Properti Kerja Sama Riset Multidisiplin https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-tanamal-phinisi-properti-kerja-sama-riset-multidisiplin/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-tanamal-phinisi-properti-kerja-sama-riset-multidisiplin/#respond Tue, 14 Apr 2026 04:51:52 +0000 https://ugm.ac.id/?p=92410 Universitas Gadjah Mada melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan PT Tanamal Phinisi Properti pada Senin (13/4), di Ruang Tamu Rektor UGM. Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia. Pertemuan dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua institusi dan dilanjutkan dengan diskusi potensi kolaborasi riset. Pusat Studi Energi  (PSE) […]

Artikel UGM dan Tanamal Phinisi Properti Kerja Sama Riset Multidisiplin pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan PT Tanamal Phinisi Properti pada Senin (13/4), di Ruang Tamu Rektor UGM. Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia. Pertemuan dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua institusi dan dilanjutkan dengan diskusi potensi kolaborasi riset. Pusat Studi Energi  (PSE) UGM direncanakan menjadi penggerak awal untuk menindaklanjuti kesepahaman, terutama pada kajian status kawasan dan pengembangan bisnis. Kolaborasi ini diharapkan membuka ruang kerja bersama yang berdampak bagi pembangunan nasional.

Menyambut kerja sama ini, Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc menegaskan kesiapan UGM dalam mendukung kebutuhan mitra melalui pendekatan lintas disiplin. Ia menjelaskan bahwa berbagai bidang kajian di UGM saling terhubung, mulai dari sains, rekayasa, hingga sosial, ekonomi, dan hukum. Integrasi ini memungkinkan setiap persoalan dilihat dari berbagai sudut pandang sehingga solusi yang dihasilkan dapat lebih utuh dan aplikatif. “Di UGM, kami terbiasa bekerja lintas disiplin, jadi setiap persoalan bisa kami lihat secara menyeluruh dan dicarikan solusi yang paling relevan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Danang melihat kerja sama ini sebagai langkah awal menuju kolaborasi yang lebih konkret. Ia menyebut pengalaman UGM dalam berbagai proyek riset di Sulawesi sebagai modal penting untuk mendukung kebutuhan perusahaan. Kajian yang dilakukan mencakup isu keberlanjutan, pengelolaan wilayah pesisir, hingga penguatan ekonomi lokal. Pengalaman tersebut membuat UGM cukup dekat dengan konteks wilayah yang akan dikembangkan. “Harapannya, kerja sama ini tidak berhenti di atas kertas, tapi benar-benar bisa kita turunkan menjadi program nyata yang terasa manfaatnya,” tambahnya.

Pandangan tersebut disambut positif oleh Direktur Utama PT Tanamal Phinisi Properti, A. Eka Firman Ermawan, yang menilai UGM sebagai mitra yang tepat. Ia menjelaskan bahwa keputusan memilih UGM didasari kebutuhan akan kajian yang independen dan dapat dipercaya. Reputasi UGM dalam memberikan masukan bagi pemerintah dan industri menjadi pertimbangan utama. Baginya, kepercayaan menjadi fondasi penting dalam kerja sama ini. “Kami sengaja memilih UGM karena ingin mendapatkan kajian yang benar-benar netral, yang bisa kami pegang tanpa ada kepentingan lain di dalamnya,” ujarnya.

Eka Firman kemudian menggambarkan tantangan yang dihadapi perusahaan, khususnya terkait persoalan legal di kawasan pengembangan. Ia menuturkan bahwa isu pertanahan di lokasi proyek cukup kompleks dan sering memunculkan hambatan. Kondisi ini membuat perusahaan membutuhkan pendampingan berbasis kajian akademik yang kuat. Ia berharap UGM dapat membantu memberikan arah yang jelas dalam menghadapi persoalan tersebut. “Masalah tanah di sana cukup rumit, jadi kami benar-benar butuh masukan legal yang objektif dan bisa menjadi pegangan dalam mengambil keputusan,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Plh. Kepala Pusat Studi Energi UGM, Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU, menekankan bahwa persoalan legal memang perlu dilihat secara lebih luas. Ia menyebut aspek ekonomi dan sosial sebagai bagian yang saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan. Pendekatan multidisiplin menjadi kekuatan UGM dalam memberikan solusi yang lebih menyeluruh. Dengan melibatkan berbagai bidang keilmuan, kajian yang dihasilkan dapat lebih kontekstual. “Kalau bicara legal, tentu perlu didukung perspektif ekonomi dan sosial supaya solusi yang dihasilkan benar-benar komprehensif,” tuturnya.

Sejalan dengan itu, Dr. Agung Satriyo Nugroho, S.Si., M.Sc., dari Pusat Studi Energi UGM mengusulkan penguatan kerja sama melalui riset dan inovasi. Ia mendorong agar kegiatan penelitian dan pengembangan dapat dilakukan bersama di UGM sebagai pusat kajian. Skema ini dinilai mampu mempercepat proses hilirisasi hasil riset bagi kebutuhan industri. Selain itu, keterlibatan pusat studi dapat memperkuat kualitas solusi yang dihasilkan. “Kami melihat peluang agar kegiatan riset dan pengembangan bisa dilakukan di UGM, sehingga hasilnya bisa langsung dikembangkan dan dimanfaatkan,” pungkasnya.

Penulis: Triya Andriyani

Foto: Donnie

Artikel UGM dan Tanamal Phinisi Properti Kerja Sama Riset Multidisiplin pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-tanamal-phinisi-properti-kerja-sama-riset-multidisiplin/feed/ 0
CfDS UGM Resmi Bergabung Dengan Konsorsium Internasional NoC https://ugm.ac.id/id/berita/cfds-ugm-resmi-bergabung-dengan-konsorsium-internasional-noc/ https://ugm.ac.id/id/berita/cfds-ugm-resmi-bergabung-dengan-konsorsium-internasional-noc/#respond Mon, 16 Mar 2026 07:52:27 +0000 https://ugm.ac.id/?p=91794 Center for Digital Society (CfDS) Fisipol UGM resmi bergabung dengan Network of Centers (NoC) sebuah konsorsium internasional bergengsi pusat-pusat penelitian di bidang teknologi digital, internet dan masyarakat. Kepastian CfDS Fisipol UGM menjadi anggota NoC diterima pada tanggal 3 Maret 2026, dan disambut resmi oleh Armando Guio Espanol selaku Direktur Eksekutif Jaringan Global Pusat Penelitian Internet […]

Artikel CfDS UGM Resmi Bergabung Dengan Konsorsium Internasional NoC pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Center for Digital Society (CfDS) Fisipol UGM resmi bergabung dengan Network of Centers (NoC) sebuah konsorsium internasional bergengsi pusat-pusat penelitian di bidang teknologi digital, internet dan masyarakat. Kepastian CfDS Fisipol UGM menjadi anggota NoC diterima pada tanggal 3 Maret 2026, dan disambut resmi oleh Armando Guio Espanol selaku Direktur Eksekutif Jaringan Global Pusat Penelitian Internet dan Masyarakat.

NoC saat ini berada dalam koordinasi Berkman Klein Center for Internet & Society di Universitas Harvard, dan lembaga ini berfungsi menyatukan lembaga-lembaga penelitian terkemuka dari universitas-universitas papan atas di seluruh dunia. Jaringan ini berfungsi sebagai platform global untuk penelitian kolaboratif, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan kebijakan digital.

Syaifa Tania selaku Sekretaris Eksekutif mengaku bersyukur CfDS Fisipol UGM bisa bergabung dalam keanggotaan NoC. Dengan menjadi anggota dalam NoC, disebutnya CfDS Fisipol UGM mendapat pengakuan institusional atas kualitas penelitian yang kontribusinya cukup memberi pengaruh terhadap ekosistem pengetahuan digital global.

Menurut Syaifa Tania, bisa bergabung dalam NoC cukup membanggakan karena Indonesia di peta penelitian digital global bisa bersama lembaga-lembaga dari beberapa universitas paling terkemuka di dunia. Disebutnya keanggotaan CfDS sebagai Pusat Partisipan dalam Jaringan Pusat (Network of Centers/NoC) merupakan cerminan dari komitmen CfDS untuk tetap menjadi pusat penelitian yang inovatif, produktif, dan berpengaruh di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada.

“Melalui keanggotaan ini, kami berharap dapat memperluas kontribusi CfDS kepada masyarakat tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di panggung global. Kami berharap partisipasi ini akan membuka peluang yang lebih luas untuk kolaborasi jaringan internasional, dan memberikan manfaat nyata dalam memberdayakan masyarakat melalui teknologi digital,” kata Syaifa Tania, di Fisipol UGM, Senin (16/3).

Syaifa menuturkan sebagai pusat partisipan, CfDS akan terdaftar dalam direktori global pusat penelitian NoC. Dengan keanggotaan CfDS mendapatkan akses ke milis eksklusif jaringan yang menghubungkan para peneliti di berbagai institusi, dan berpartisipasi dalam kegiatan kolaboratif yang diuraikan dalam Peta Jalan NoC 2024–2026. “Keanggotaan ini memperkuat kapasitas CfDS untuk memperluas jaringan internasionalnya, meningkatkan visibilitas penelitiannya, dan mengkonsolidasikan reputasinya sebagai pusat studi masyarakat digital yang diakui secara global di Indonesia,” ungkapnya.

Reportase : Eka Nur Raharja

Penulis : Agung Nugroho

Foto : Donnie

Artikel CfDS UGM Resmi Bergabung Dengan Konsorsium Internasional NoC pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/cfds-ugm-resmi-bergabung-dengan-konsorsium-internasional-noc/feed/ 0
UGM dan Pemkab Manggarai Timur Kerja Sama Penguatan SDM dan Penanganan Stunting https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-pemkab-manggarai-timur-kerja-sama-penguatan-sdm-dan-penanganan-stunting/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-pemkab-manggarai-timur-kerja-sama-penguatan-sdm-dan-penanganan-stunting/#respond Tue, 10 Mar 2026 05:40:00 +0000 https://ugm.ac.id/?p=91571 Universitas Gadjah Mada menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, melalui penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di kampus UGM, Selasa (10/3). Kesepakatan ini menjadi landasan penguatan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah […]

Artikel UGM dan Pemkab Manggarai Timur Kerja Sama Penguatan SDM dan Penanganan Stunting pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, melalui penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di kampus UGM, Selasa (10/3). Kesepakatan ini menjadi landasan penguatan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan proram pengentasan stunting.

Sebagai bagian dari implementasi kerja sama, berbagai program pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Wening Udasmoro, menjelaskan bahwa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami persoalan masyarakat secara langsung. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa belajar mengidentifikasi potensi sekaligus tantangan yang dihadapi masyarakat di berbagai daerah. “Mahasiswa kami didorong untuk mengenali situasi di lapangan, melihat potensi lokal, lalu bersama masyarakat mencari cara agar potensi itu berkembang dan memberi manfaat ekonomi maupun sosial,” ujarnya.

Menurut Wening, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi penting agar kegiatan akademik yang dilakukan mahasiswa dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Pemerintah daerah memiliki pemahaman yang kuat terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat di wilayahnya. Dengan sinergi tersebut, kegiatan pengabdian mahasiswa dapat diarahkan pada isu strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk upaya percepatan penurunan stunting. “Kami berharap kerja sama ini memungkinkan mahasiswa dan pemerintah daerah mengidentifikasi persoalan bersama, lalu mengembangkan program yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Selain pengabdian masyarakat, kerja sama ini juga membuka peluang penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi. Wening menjelaskan bahwa UGM saat ini mendorong peningkatan jumlah mahasiswa magister dan doktoral dari berbagai daerah di Indonesia. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerataan pendidikan tinggi agar talenta dari berbagai wilayah memiliki kesempatan mengembangkan kapasitas akademiknya. “Kami sangat terbuka menerima mahasiswa S2 dan S3 dari Manggarai Timur, karena pemerataan pendidikan tinggi penting agar pembangunan pengetahuan tidak terpusat di wilayah tertentu saja,” ungkap Wening.

Sementara itu, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, menyambut baik terjalinnya kerja sama ini dan menilai kontribusi UGM telah dirasakan masyarakat di daerahnya. Ia menuturkan bahwa sejumlah mahasiswa UGM sebelumnya telah melaksanakan program KKN tematik di Manggarai Timur yang berfokus pada penanganan stunting. Program tersebut dilaksanakan di wilayah yang masih menghadapi angka stunting cukup tinggi sehingga membutuhkan pendekatan kolaboratif dari berbagai pihak. “Kami melihat langsung bagaimana mahasiswa UGM bekerja di lapangan, termasuk dalam program KKN tematik yang berkaitan dengan penanganan stunting di Manggarai Timur,” kata Agas.

Menurut Agas, peningkatan akses pendidikan bagi generasi muda juga menjadi perhatian penting dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur selama ini berupaya memberikan dukungan pendidikan melalui berbagai program bantuan bagi mahasiswa yang melanjutkan studi di perguruan tinggi. Ia berharap kerja sama dengan UGM dapat membuka peluang lebih luas bagi putra-putri Manggarai Timur untuk mengenyam pendidikan tinggi berkualitas. “Harapan saya ke depan semakin banyak anak-anak Manggarai Timur yang bisa berdiri dan belajar di kampus ini,” ujarnya.

Selain pendidikan, Agas menilai penguatan sektor kesehatan juga perlu mendapat perhatian dalam pembangunan daerah. Ia menyebut peningkatan kapasitas tenaga kesehatan serta pendekatan berbasis masyarakat penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Kolaborasi dengan perguruan tinggi dinilai dapat membantu menghadirkan inovasi berbasis riset untuk menjawab persoalan kesehatan masyarakat. “Kami berterima kasih atas kontribusi UGM selama ini dan berharap kerja sama ini terus berlanjut untuk mendukung pembangunan di Manggarai Timur,” tuturnya.

Kerja sama antara UGM dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan berbagai program kolaboratif di masa mendatang. Integrasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat memungkinkan perguruan tinggi memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan pembangunan daerah. Melalui kegiatan akademik yang terhubung langsung dengan kebutuhan masyarakat, berbagai inovasi dapat lahir dari kolaborasi antara kampus dan pemerintah daerah. Dengan semangat tersebut, UGM berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

Penulis: Triya Andriyani

Foto: Donnie

Artikel UGM dan Pemkab Manggarai Timur Kerja Sama Penguatan SDM dan Penanganan Stunting pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-pemkab-manggarai-timur-kerja-sama-penguatan-sdm-dan-penanganan-stunting/feed/ 0
UGM dan UNIQLO Jalin Kerjasama Pendidikan dan Pengembangan Karier https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-uniqlo-jalin-kerjasama-pendidikan-dan-pengembangan-karier/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-uniqlo-jalin-kerjasama-pendidikan-dan-pengembangan-karier/#respond Mon, 21 Jul 2025 09:16:05 +0000 https://ugm.ac.id/?p=80941 Universitas Gadjah Mada dan PT Fast Retailing Indonesia/ UNIQLO sepakat menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan Pengembangan Karier, serta bidang lain yang disepakati oleh keduanya. Naskah perjanjian kerjasama ditandatangani Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha dan Kerja Sama, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc dan Noriaki Koyama selaku Senior Group Officer Fast Retailing Ltd, di […]

Artikel UGM dan UNIQLO Jalin Kerjasama Pendidikan dan Pengembangan Karier pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada dan PT Fast Retailing Indonesia/ UNIQLO sepakat menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan Pengembangan Karier, serta bidang lain yang disepakati oleh keduanya. Naskah perjanjian kerjasama ditandatangani Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha dan Kerja Sama, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc dan Noriaki Koyama selaku Senior Group Officer Fast Retailing Ltd, di Ruang Sidang Pimpinan UGM, Senin (21/7).

Dalam perjanjian ini, UNIQLO Indonesia dan Universitas Gadjah Mada (UGM) sepakat untuk melaksanakan Program Pengembangan Bakat. Inisiatif ini dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa yang berpotensi tinggi untuk berkarir di industri ritel global melalui paparan strategis terhadap kepemimpinan, praktik bisnis, dan keunggulan operasional UNIQLO.

Beberapa program utama yang akan dilaksanakan dalam kemitraan ini meliputi Global Management Program (GMP) berupa program intensif lima hari di Tokyo. Program yang menawarkan kesempatan eksklusif bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan para pemimpin bisnis global, mendapatkan wawasan tentang industri ritel fesyen, dan mempelajari nilai-nilai serta strategi bisnis Fast Retailing. Selain itu juga Campus Hiring–UNIQLO Goes to Campus UGM sebuah program rekrutmen yang dirancang untuk menarik calon pemimpin UNIQLO langsung dari lingkungan universitas. “UNIQLO telah berada di Indonesia selama lebih dari satu dekade, dengan 77 toko. Kami juga memiliki sejarah yang panjang dengan UGM, banyak alumni UGM telah bergabung dengan kami melalui program UNIQLO Management Candidate (UMC) dan mereka telah berkembang untuk mengambil posisi pemimpin utama yang berkontribusi kepada kejayaan organisasi dan masyarakat Indonesia. Kami tetap berkomitmen untuk menjadi bagian dari pengembangan Indonesia dan pembangunan melalui produk, penjualan, dan usaha kesejahteraan,” terangnya.

Uniqlo with UGMApresiasi juga disampaikan Danang Sri Hadmoko kepada PT Fast Retailing Indonesia atas kesempatan kerjasama ini. Disebutnya PT Fast Retailing Indonesia merupakan perusahaan di balik merek pakaian global UNIQLO yang berkomitmen pada inovasi dan secara aktif mendukung pendidikan sebagai bagian dari kontribusi positif kepada masyarakat.

Dia menyampaikan Indonesia memiliki bonus demografi yang sebagian besar dari mereka adalah orang muda. Di UGM saja, katanya memiliki lebih dari 60.000 mahasiswa yang sebagian diantaranya berharap mendapat kesempatan dari kolaborasi bersama ini. “Jadi, saya pikir kami memiliki banyak kesempatan untuk berkolaborasi, terutama dalam pengembangan talenta utamanya dengan industri seperti UNIQLO. Melalui kerjasama ini, kita juga ingin mengundang Anda untuk berinvestasi dalam sumber daya manusia di UGM”, ucapnya.

Noriaki Koyama menyampaikan apresiasi atas kesempatan bisa bekerjasama dengan UGM. Ia mengaku senang bisa bekerja bersama dengan UGM sebagai salah satu universitas unggul di Indonesia dengan talenta berkelas dunia. “Saya senang, PT Fast Retailing Indonesia memiliki kesempatan ini untuk bekerja bersama-sama secara dekat dalam mengembangkan pemimpin bisnis global masa depan dari Indonesia Melalui MoU ini”, katanya.

Dengan kerjasama ini, kata Noriaki Koyama, PT Fast Retailing Indonesia dan Universitas Gadjah Mada akan berkomitmen membangun kolaborasi strategis di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan daya saing lulusan. Nota Kesepahaman ini, katanya, akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Direktorat Kemahasiswaan dan Direktorat Pendidikan dan Pengajaran Universitas Gadjah Mada untuk merancang dan melaksanakan program-program kolaboratif berkelanjutan.

Penulis : Agung Nugroho

Foto     : Firsto

Artikel UGM dan UNIQLO Jalin Kerjasama Pendidikan dan Pengembangan Karier pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-uniqlo-jalin-kerjasama-pendidikan-dan-pengembangan-karier/feed/ 0
UGM dan Sekjen MPR RI Jalin Kerja Sama Penguatan Kajian Ketatanegaraan https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-sekjen-mpr-ri-jalin-kerja-sama-penguatan-kajian-ketatanegaraan/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-sekjen-mpr-ri-jalin-kerja-sama-penguatan-kajian-ketatanegaraan/#respond Fri, 04 Jul 2025 09:48:52 +0000 https://ugm.ac.id/?p=80281 Universitas Gadjah Mada dan Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (Sekjen MPR RI) sepakat melakukan kerja sama penguatan kajian Ketatanegaraan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) yang berlangsung pada Jumat (4/7) di Ruang Sidang Pimpinan, Gedung Pusat UGM. Kerja sama ini menjadi langkah awal sinergi dalam bidang Tridarma Perguruan Tinggi, termasuk pendidikan, penelitian, dan […]

Artikel UGM dan Sekjen MPR RI Jalin Kerja Sama Penguatan Kajian Ketatanegaraan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada dan Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (Sekjen MPR RI) sepakat melakukan kerja sama penguatan kajian Ketatanegaraan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) yang berlangsung pada Jumat (4/7) di Ruang Sidang Pimpinan, Gedung Pusat UGM. Kerja sama ini menjadi langkah awal sinergi dalam bidang Tridarma Perguruan Tinggi, termasuk pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari Sekretariat Jenderal MPR RI karena kami melihat universitas perlu diberdayakan sebagai ruang tumbuhnya pemikiran-pemikiran Indonesia,” ujar Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D.

Nota Kesepahaman Bersama ini akan berlaku selama lima tahun dan akan ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret, khususnya bersama Fakultas Hukum UGM. Ruang lingkup kerja sama mencakup pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, penyusunan kajian akademik, penulisan jurnal, serta penyelenggaraan seminar dan diskusi tentang ketatanegaraan. “Kami memiliki 18 fakultas dan dua sekolah pascasarjana, sehingga UGM dapat menyumbangkan pemikiran lintas bidang untuk mendukung kerja-kerja kebijakan nasional, termasuk isu terkini seperti regulasi kecerdasan buatan dan etika penggunaannya,” jelas Ova.

Sebagai implementasi dari nota kesepahaman ini, UGM dan Sekretariat Jenderal MPR RI sepakat untuk segera menindaklanjuti dengan penyusunan perjanjian kerja sama (PKS) di tingkat fakultas maupun universitas. UGM juga mendorong pelibatan mahasiswa dalam berbagai program kerja sama, termasuk magang, riset, dan pelatihan kepemimpinan kebangsaan. “Kami kini fokus agar lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, sehingga program magang menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa,” tutur Ova.

Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, S.E., M.M., menyambut baik kerja sama ini dan menilai pentingnya peran akademisi dalam mendukung tugas-tugas konstitusional MPR RI. Ia menegaskan bahwa meskipun posisi MPR telah berubah dalam struktur ketatanegaraan, kebutuhan akan masukan akademis tetap sangat dibutuhkan. “Kami sangat bangga bisa membuat MoU hari ini dan berharap kerja sama antara MPR dan UGM dapat berjalan lebih intensif di berbagai bidang yang telah dirumuskan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan UGM bukanlah hal baru, namun melalui nota kesepahaman ini ruang kolaborasi akan diperluas tidak hanya dengan Fakultas Hukum, tetapi juga fakultas-fakultas lainnya di UGM. Siti berharap kolaborasi ini dapat segera ditindaklanjuti secara konkret untuk memberikan manfaat tidak hanya bagi MPR, tetapi juga bagi DPR dan DPD yang membutuhkan masukan-masukan berbasis akademik. “Masukan dari universitas dan masyarakat sangat penting bagi perkembangan ketatanegaraan kita, karena bukan hanya berguna bagi MPR, tetapi juga bagi seluruh anggota parlemen,” pungkasnya.

Sebagai universitas nasional yang menjunjung tinggi nilai kerakyatan, kemandirian, dan keberlanjutan, UGM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang berpihak pada kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa. Melalui kerja sama ini, UGM mempertegas perannya dalam membangun tata kelola negara yang demokratis, inklusif, dan berkelanjutan, serta berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang adil, makmur, dan berkeadaban.

Penulis : Triya Andriyani

Foto     : Firsto

Artikel UGM dan Sekjen MPR RI Jalin Kerja Sama Penguatan Kajian Ketatanegaraan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-sekjen-mpr-ri-jalin-kerja-sama-penguatan-kajian-ketatanegaraan/feed/ 0
UGM dan Kabupaten Pati Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan dan Penerjunan Mahasiswa KKN https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kabupaten-pati-perkuat-kerja-sama-di-bidang-pendidikan-dan-penerjunan-mahasiwa-kkn/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kabupaten-pati-perkuat-kerja-sama-di-bidang-pendidikan-dan-penerjunan-mahasiwa-kkn/#respond Mon, 16 Jun 2025 09:16:53 +0000 https://ugm.ac.id/?p=79705 Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari Bupati Pati, Sudewo, S.T., M.T, pada Senin (16/6) di Gedung Pusat UGM. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Bupati diterima langsung oleh Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. […]

Artikel UGM dan Kabupaten Pati Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan dan Penerjunan Mahasiswa KKN pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari Bupati Pati, Sudewo, S.T., M.T, pada Senin (16/6) di Gedung Pusat UGM. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Bupati diterima langsung oleh Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., bersama Direktur Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. dr. Rustamadji, M.Kes., serta Prof. Dr. Abdul Rohman, S.F., M.Si., Apt., dosen Fakultas Farmasi UGM yang juga merupakan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Dalam dialog yang berlangsung hangat, Bupati Sudewo menyampaikan inisiatif strategis Pemerintah Kabupaten Pati dalam mendukung pendidikan, salah satunya adalah program pra-university yang ditujukan bagi lulusan SMA. Program ini mencakup sosialisasi perguruan tinggi, pemetaan minat dan bakat siswa, serta pembekalan akademik dengan menghadirkan mentor profesional. Seluruh kegiatan ini diberikan secara gratis tanpa menggunakan dana APBD, melainkan memanfaatkan dana CSR dari Bank Jateng, industri lokal, dan Baznas setempat. “Kalau UGM punya program seperti ini, kami titip anak-anak Pati untuk ikut serta,” ujar Bupati dengan penuh harap.

Dalam kesempatan yang sama, penerjunan mahasiswa UGM dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga menjadi topik utama yang dibahas. Direncanakan, sebanyak lebih dari 150 mahasiswa UGM akan diterjunkan ke Kabupaten Pati pada 23 Juni mendatang berkolaborasi dengan mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor dan universitas lokal. Bupati menyampaikan keinginannya agar kegiatan KKN periode selanjutnya bisa dikembangkan secara tematik, tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan, tetapi juga mencakup bidang pariwisata, perikanan, dan peternakan. Ia menekankan bahwa pemanfaatan potensi lokal harus dikelola secara terintegrasi dan melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Wakil Rektor UGM, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si merespons positif ajakan tersebut dan menegaskan bahwa UGM siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu mandat utama universitas yang harus dilakukan secara kolaboratif dan berdampak nyata. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan yang adaptif terhadap kebutuhan lokal dalam setiap program KKN yang dijalankan. “Sinergi ini adalah wujud tanggung jawab universitas kepada bangsa. Kami siap hadir dan belajar dari masyarakat Pati, sekaligus menghadirkan inovasi yang solutif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arie menambahkan bahwa penguatan peran mahasiswa di masyarakat perlu diarahkan pada transformasi sosial yang berkelanjutan. Ia menilai bahwa KKN bukan sekadar rutinitas akademik melainkan wahana penting dalam membangun empati sosial, kepemimpinan, dan kepekaan terhadap persoalan akar rumput. Ia berharap kehadiran mahasiswa di Pati nantinya akan memberi dampak jangka panjang baik bagi masyarakat maupun pembentukan karakter mahasiswa sendiri. “UGM akan terus mendorong agar mahasiswa tidak hanya turun ke lapangan, tetapi juga mampu menjadi pemantik perubahan. Dengan begitu, pengabdian menjadi bagian dari proses pembelajaran yang utuh,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. dr. Rustamadji, menyampaikan bahwa UGM tengah mengembangkan model KKN yang berbasis pengukuran dampak dan keberlanjutan. Dalam pelaksanaan KKN mendatang, UGM akan melibatkan mahasiswa dari Fakultas Psikologi untuk melakukan asesmen pre dan post program, khususnya dalam aspek pembangunan karakter dan perubahan sosial. Pendekatan ini juga akan membantu UGM dalam menyusun desain program yang lebih responsif di masa mendatang. “Kami ingin program ini tidak hanya selesai dalam waktu dua bulan, tetapi memiliki dampak jangka panjang yang bisa diukur dan ditindaklanjuti,” katanya.

Di bidang pariwisata, Bupati menyoroti potensi besar Kabupaten Pati yang belum tergarap secara optimal. Ia menyebut beberapa kekayaan lokal seperti keberadaan Jeruk Pamelo, kopi Jollong, serta keberadaan bendungan yang berseberangan dengan makam Sunan Muria sebagai wisata religi. Potensi tersebut, menurutnya, bisa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat jika dikelola dengan pendekatan berbasis riset dan kebudayaan. “Kami berharap UGM bisa melakukan kajian yang membantu memetakan strategi pengembangan pariwisata kami agar lebih berdaya saing,” harapnya.

Dalam audiensi tersebut, Bupati juga menyampaikan gagasannya mengenai pengembangan laboratorium perikanan di Kabupaten Pati. Menurutnya, Pati merupakan daerah penghasil garam terbesar kedua di Indonesia, serta berada di peringkat pertama di Jawa Tengah untuk produksi perikanan budidaya dan tangkap. Dukungan riset dari UGM, menurutnya, akan sangat krusial dalam penguatan teknologi dan inovasi sektor kelautan dan perikanan. “Kami berharap UGM bisa hadir tidak hanya sebagai mitra akademik, tetapi juga mitra strategis dalam transformasi sektor unggulan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Prof. Abdul Rohman menyoroti perlunya pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM kuliner di Pati. Ia menyebut bahwa potensi produk makanan lokal seperti nasi gandul, kepala manyung, dan bandeng presto perlu diperkuat dengan legalitas halal agar mampu menembus pasar yang lebih luas. Sebagai akademisi dan putra daerah, ia juga menyatakan kesiapan untuk turut mengawal upaya ini melalui jejaring riset dan pengabdian UGM. “Banyak pelaku UMKM yang sebenarnya siap berkembang, tapi belum tahu bagaimana proses sertifikasi halal dilakukan. Ini celah yang bisa diisi oleh perguruan tinggi,” terangnya.

Menutup audiensi, Abdul Rohman menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara UGM dan Pemerintah Kabupaten Pati dapat terus diperluas, tidak hanya dalam KKN, tetapi juga pada aspek pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas SDM. Ia juga menekankan pentingnya membangun jejaring yang solid antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. “Sebagai orang Pati, saya merasa tergerak untuk berkontribusi. Ini saatnya ilmu pengetahuan kembali ke akar, untuk membangun daerah asal dengan pendekatan yang ilmiah dan partisipatif,” tutupnya.

Audiensi ini memperlihatkan komitmen bersama dalam membangun daerah melalui pendekatan berbasis pengetahuan. UGM dan Pemerintah Kabupaten Pati menunjukkan bahwa sinergi lintas sektor adalah kunci untuk menciptakan perubahan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan semangat kerakyatan, kemandirian, dan keberlanjutan, kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi model pengabdian yang inspiratif bagi daerah-daerah lain di Indonesia. Ke depan, kedua pihak berkomitmen untuk terus memperluas ruang kolaborasi di berbagai sektor strategis. Harapannya, kerja sama ini tidak hanya berhenti pada program tetapi berlanjut menjadi gerakan kolektif untuk kemajuan bangsa.

Penulis. : Triya Andriyani

Foto      : Firsto

Artikel UGM dan Kabupaten Pati Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan dan Penerjunan Mahasiswa KKN pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kabupaten-pati-perkuat-kerja-sama-di-bidang-pendidikan-dan-penerjunan-mahasiwa-kkn/feed/ 0
UGM dan Pemkab Sleman Buka Kerja Sama di Bidang Pendidikan, Riset dan Pengabdian https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-pemkab-sleman-buka-kerja-sama-di-bidang-pendidikan-riset-dan-pengabdian/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-pemkab-sleman-buka-kerja-sama-di-bidang-pendidikan-riset-dan-pengabdian/#respond Mon, 17 Mar 2025 07:51:47 +0000 https://ugm.ac.id/?p=76990 Perguruan Tinggi memegang peran penting dalam perkembangan suatu wilayah. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman menjajaki peluang kerja sama bersama dengan Universitas Gadjah Mada guna mengembangkan wilayah Kabupaten Sleman. Hal tersebut menjadi bahasan utama dalam pertemuan yang digelar antara kedua belah pihak pada Jumat (14/3) lalu di Ruang Tamu Kantor Bupati Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah […]

Artikel UGM dan Pemkab Sleman Buka Kerja Sama di Bidang Pendidikan, Riset dan Pengabdian pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Perguruan Tinggi memegang peran penting dalam perkembangan suatu wilayah. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman menjajaki peluang kerja sama bersama dengan Universitas Gadjah Mada guna mengembangkan wilayah Kabupaten Sleman. Hal tersebut menjadi bahasan utama dalam pertemuan yang digelar antara kedua belah pihak pada Jumat (14/3) lalu di Ruang Tamu Kantor Bupati Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hadir pada kesempatan tersebut Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, Sekretaris Universitas, Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, dan Direktur Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Dr. dr. Rustamadji, M.Kes. Perwakilan UGM ini diterima langsung oleh Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya.

 

Dalam pertemuan yang digelar selama kurang lebih satu setengah jam tersebut muncul sejumlah peluang kerja sama dalam tridharma perguruan tinggi yang akan dijalankan antara Pemkab Sleman dan UGM. Salah satu bentuk kerja sama yang dijalankan Pemkab Sleman dan UGM dapat dilihat pada pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM). “Pelaksanaan KKN-PPM di wilayah Sleman menjadi bentuk perhatian UGM agar wilayah sekitar kampus dapat terus maju dan berkembang sesuai yang diharapkan,” terang Rektor UGM.

Dalam beberapa kali penerjunan mahasiswa KKN-PPM UGM, mahasiswa KKN bergerak untuk mengatasi permasalahan kemiskinan dan penurunan stunting dengan menerapkan program unggulan di masing-masing unit. “Beberapa unit KKN di Sleman turut mengembangkan program pengolahan sampah, pengembangan sektor UMKM, penurunan angka stunting, serta sosialisasi hidup bersih dan sehat,” kata Rustamaji.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya berharap kerja sama antara Pemkab Sleman dan UGM dapat terus dikelola. Kerja sama ini tidak hanya melanjutkan yang sudah ada, tetapi mengembangkan dan menyelesaikan permasalahan yang ada di berbagai sektor, utamanya pada aspek pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Sejauh ini UGM bersama Pemkab Sleman sudah berkolaborasi dan bekerja sama di berbagai bidang. Kami berterima kasih atas kerja sama yang sudah dijalankan dan semoga hal ini bisa terus berlanjut sembari menyiapkan kerja sama di bidang-bidang lainnya,” harap Bupati Sleman.

Penulis: Lazuardi

Artikel UGM dan Pemkab Sleman Buka Kerja Sama di Bidang Pendidikan, Riset dan Pengabdian pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-pemkab-sleman-buka-kerja-sama-di-bidang-pendidikan-riset-dan-pengabdian/feed/ 0
UGM dan Kabupaten Mappi Sepakat Kerja Sama Pengembangan SDM Pemuda Papua https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kabupaten-mappi-sepakat-kerja-sama-pengembangan-sdm-pemuda-papua/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kabupaten-mappi-sepakat-kerja-sama-pengembangan-sdm-pemuda-papua/#respond Tue, 04 Mar 2025 07:35:42 +0000 https://ugm.ac.id/?p=76625 Universitas Gadjah Mada dan Pemerintah Kabupaten Mappi, Papua Selatan, sepakat untuk menjalani kerja sama dalam bidang penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta bidang lain yang disepakati oleh kedua pihak. Kerja sama ini merupakan perpanjangan dari berbagai kolaborasi yang telah terjalin sejak 2019 silam yang diawali antara Pemerintah Kabupaten Mappi dengan Fakultas Ilmu Sosial […]

Artikel UGM dan Kabupaten Mappi Sepakat Kerja Sama Pengembangan SDM Pemuda Papua pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada dan Pemerintah Kabupaten Mappi, Papua Selatan, sepakat untuk menjalani kerja sama dalam bidang penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta bidang lain yang disepakati oleh kedua pihak. Kerja sama ini merupakan perpanjangan dari berbagai kolaborasi yang telah terjalin sejak 2019 silam yang diawali antara Pemerintah Kabupaten Mappi dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL). Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si dan Bupati Mappi, Kristosimus Yohanes Agawemu, Senin (3/3), di Gedung Pusat UGM.

MoU ini menandai komitmen kedua belah pihak dalam memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Mappi agar dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah. Dalam sambutannya, Wakil Rektor UGM menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan misi UGM sebagai Universitas Nasional dan Universitas Perjuangan yang berperan aktif dalam pengembangan SDM di berbagai daerah, terutama di wilayah terpencil dan tertinggal. “Terinfo hingga saat ini ada 11 mahasiswa Papua yang tersebar di Fisipol, Fakultas Kehutanan, Fakultas Peternakan, Fakultas Teknologi Pertanian dan Fakultas Pertanian, Satu orang memilih untuk mengundurkan diri. Setelah ini akan kita diskusikan agar lebih banyak lagi fakultas yang terlibat,” ujar Wakil Rektor UGM.

Di tengah efisiensi anggaran pendidikan, Arie meyakini universitas akan tetap terbuka bagi generasi muda Papua yang ingin belajar di UGM dengan memberikan pendampingan akademik dan beasiswa, seperti afirmasi dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria tertentu. Karena menurutnya, pendidikan tingi bisa memantik pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, serta meningkatan daya saing bangsa di tengah ketidapastian global. “Kami berharap melalui program ini, anak-anak muda dari Kabupaten Mappi dapat memperoleh akses pendidikan tinggi berkualitas dan kembali untuk membangun daerahnya,” tuturnya.

Dekan FISIPOL, Dr. Wawan Mas’udi, S.IP., M.PA, yang turut hadir dalam kesempatan itu turut menyampaikan bahwa dari 10 mahasiswa asal Kabupaten Mappi yang belajar di UGM tersebut, empat orang telah diwisuda pada periode Agustus dan November 2024 lalu, sedangkan enam orang lainnya akan terus dievaluasi agar tidak kehabisan masa studi. Menurutnya, kerja sama ini sangatlah penting terutama dalam hal penyiapan SDM unggul yang nantinya akan terjun langsung dalam tata kelola pemerintahan Kabupaten Mappi. Ia berharap kedua institusi dapat membangun kerja sama yang semakin produktif serta UGM dapat mengirimkan program pemberdayaan masyarakat yang lebih masif di kawasan Papua.

Bupati Mappi yang memiliki program mencetak 1.000 sarjana dengan mengirimkan generasi muda ke berbagai universitas di seluruh Indonesia ini, menekankan pentingnya pendidikan tinggi sebagai kunci utama untuk meningkatkan kualitas SDM. Program pencetakan 1000 sarjana ini mencakup berbagai bidang studi yang dibutuhkan untuk pembangunan Mappi, termasuk pendidikan, kesehatan, teknik, serta sosial dan humaniora. “Sebetulnya banyak karakter dari anak-anak muda ini yang perlu diperbaiki sehingga Pemda (Pemerintah Daerah) harus mengintervensi. Karena lewat kuliah, kami yakin anak-anak muda ini akan percaya diri menghadapi Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Ia mengucapkan terima kasih karena UGM mau merangkul masyarakatnya dengan memberikan kesempatan belajar di program Sarjana. Kristosimus pun berharap program ini akan diperluas hingga ke jenjang Pascasarjana sehingga masyarakat Kabupaten Mappi dapat merasakan manfaat pendidikan tinggi yang lebih luas, serta mampu menghasilkan generasi penerus yang berkontribusi dalam kemajuan daerah dan bangsa.

Penulis : Triya Andriyani

Foto.    : Firsto

Artikel UGM dan Kabupaten Mappi Sepakat Kerja Sama Pengembangan SDM Pemuda Papua pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-kabupaten-mappi-sepakat-kerja-sama-pengembangan-sdm-pemuda-papua/feed/ 0
UGM dan Infineon Technologies Batam Perkuat Kerja Sama Pengembangan SDM  https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-infineon-technologies-batam-perkuat-kerja-sama-pengembangan-sdm/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-infineon-technologies-batam-perkuat-kerja-sama-pengembangan-sdm/#respond Thu, 27 Feb 2025 08:07:54 +0000 https://ugm.ac.id/?p=76515 Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT Infineon Technologies Batam sepakat menjalin kerja kerja sama dalam pendidikan dan pengembangan SDM di bidang teknologi. Hal itu mengemuka dalam penandatangan piagam Nota Kesepahaman Bersama yang laksanakan pada hari Kamis (27/2) di Ruang Sidang Pimpinan, Gedung Pusat UGM. Perjanjian MoU tersebut ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran […]

Artikel UGM dan Infineon Technologies Batam Perkuat Kerja Sama Pengembangan SDM  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT Infineon Technologies Batam sepakat menjalin kerja kerja sama dalam pendidikan dan pengembangan SDM di bidang teknologi. Hal itu mengemuka dalam penandatangan piagam Nota Kesepahaman Bersama yang laksanakan pada hari Kamis (27/2) di Ruang Sidang Pimpinan, Gedung Pusat UGM. Perjanjian MoU tersebut ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Prof. Dr. Wening Udasmoro dan Loh Jan Sing selaku Vice President Backend Development PT Infineon Technologies Batam.

Dalam diskusi antar perwakilan kedua belah pihak, disepakati bahwa Infineon akan mendukung pengembangan kurikulum berbasis industri di UGM, yang memastikan bahwa materi yang diajarkan relevan dengan kebutuhan dan perkembangan industri terkini. Selain itu, Infineon juga akan menerima lulusan UGM sesuai dengan prosedur penerimaan tenaga kerja yang berlaku di perusahaan serta memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk bergabung lewat program magang.

Wening mengatakan UGM saat ini sedang menggencarkan program-program penelitian yang bekerja sama dengan industri sehingga kemudian proses-proses seperti hilirisasi menjadi semakin kuat di UGM. Sebagai bentuk dukungan lebih lanjut, UGM juga akan terlibat dalam program pendidikan berkelanjutan bagi karyawan PT Infineon dan  memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan lebih lanjut.  “Kita akan akan memberikan pengakuan terhadap program belajar berbasis industri bagi karyawan Infineon, yang memungkinkan mereka mendapatkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

Selain itu,  Infineon juga mendukung pengenalan dunia industri bagi staf pengajar UGM, agar para dosen dapat lebih memahami perkembangan dan tantangan yang ada di dunia industri.“Kami berharap tidak hanya mahasiswa yang mendapat kesempatan untuk ‘magang’ di industri, tetapi juga dosen-dosen, terutama yang senior, agar dapat bersama-sama melihat kembali bagaimana perkembangan industri saat ini,” ujar Wening.

Terakhir, kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan kerja sama riset dan proyek pengembangan yang berhubungan dengan jurusan teknik, yang akan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan teknologi dan industri. “Harapannya agar perguruan tinggi ini tidak hanya memberikan, tetapi juga dapat menerima masukan dari industri,” kata Prof. Wening

Melalui kesepakatan ini, Loh Jan Sing mengharapkan kolaborasi antara UGM dan PT Infineon dapat menciptakan sinergi yang menguntungkan, tidak hanya bagi mahasiswa dan dosen, tetapi juga bagi industri, dengan menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi dalam perkembangan teknologi.

Penulis : Rahma Khoirunnisa

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Firsto

Artikel UGM dan Infineon Technologies Batam Perkuat Kerja Sama Pengembangan SDM  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-infineon-technologies-batam-perkuat-kerja-sama-pengembangan-sdm/feed/ 0