Hilirisasi Inovasi Arsip - Universitas Gadjah Mada https://ugm.ac.id/id/tag/hilirisasi-inovasi/ Mengakar Kuat dan Menjulang Tinggi Sat, 29 Aug 2026 02:22:23 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.12 Dukung Eliminasi TB, Dosen UGM Hadirkan Rumah Skrining dan Layanan Radiografi Keliling https://ugm.ac.id/id/berita/dukung-eliminasi-tb-dosen-ugm-hadirkan-rumah-skrining-dan-layanan-radiografi-keliling/ https://ugm.ac.id/id/berita/dukung-eliminasi-tb-dosen-ugm-hadirkan-rumah-skrining-dan-layanan-radiografi-keliling/#respond Sat, 29 Aug 2026 02:22:23 +0000 https://ugm.ac.id/?p=97061 Hasil riset tim peneliti Universitas Gadjah Mada dalam pengembangan alat radiografi sinar-X digital mulai diterapkan untuk layanan pemeriksaan radiologi kesehatan berbasis masyarakat. Riset bertajuk Alat Radiografi Sinar-X Digital Keliling untuk Layanan Skrining Tuberculosis dan Medical Check Up tersebut merupakan bagian dari Program Riset Sinergi 2025–2026 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Hasil riset kemudian […]

Artikel Dukung Eliminasi TB, Dosen UGM Hadirkan Rumah Skrining dan Layanan Radiografi Keliling pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Hasil riset tim peneliti Universitas Gadjah Mada dalam pengembangan alat radiografi sinar-X digital mulai diterapkan untuk layanan pemeriksaan radiologi kesehatan berbasis masyarakat. Riset bertajuk Alat Radiografi Sinar-X Digital Keliling untuk Layanan Skrining Tuberculosis dan Medical Check Up tersebut merupakan bagian dari Program Riset Sinergi 2025–2026 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Hasil riset kemudian dikembangkan melalui Rumah Skrining yang mengintegrasikan teknologi radiografi digital dengan sistem pengelolaan layanan kesehatan. Layanan tersebut mulai dioperasikan pada 27–28 Agustus 2026 di lingkungan CV Prestige Furniture, Yogyakarta.

Riset tersebut dipimpin Prof. Drs. Gede Bayu Suparta, M.Si., Ph.D. dari FMIPA UGM dan dikembangkan melalui sinergi dengan PT Madeena Karya Indonesia, CV Prestige Furniture, serta RSKIA Permata Bunda Yogyakarta. Rumah Skrining dirancang untuk membawa hasil pengembangan teknologi radiografi ke dalam layanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Model ini juga diarahkan untuk memperluas akses pemeriksaan kesehatan, khususnya layanan yang membutuhkan pemeriksaan radiologi. “Rumah Skrining adalah start-up yang bertujuan untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan radiologi berbasis masyarakat,” ujar Bayu, Sabtu (29/8).

Dalam pengembangannya, Rumah Skrining tidak berdiri sebagai fasilitas radiologi yang terpisah dari sistem pelayanan kesehatan. Layanan ini dipandu oleh fasilitas pelayanan kesehatan seperti klinik atau rumah sakit, sekaligus memanfaatkan perangkat radiologi yang dikelola melalui Madeena Health Care System (MHCS) atau Madeena Solution. Platform tersebut mencakup tata kelola data DICOM, PACS, teleradiologi, dan pembacaan citra radiologi dengan bantuan AI. “Kehadiran Rumah Skrining diharapkan dapat membantu Pemerintah mempercepat capaian Program Eliminasi TB 2030 dan memperluas keterjangkauan masyarakat pada layanan Cek Kesehatan plus Radiografi Sinar-x,” ujar Bayu.

Bayu menjelaskan teknologi radiografi yang digunakan memiliki fitur untuk pemeriksaan badan dan dada dengan dosis radiasi rendah. Citra yang dihasilkan kemudian dapat dianalisis dengan dukungan perangkat lunak AI, sementara proses pemeriksaan hingga pembacaan hasil disebut dapat dilakukan dalam waktu sekitar 15 menit untuk setiap pasien. Informasi mengenai status kesehatan pasien juga dapat disimpan ke dalam platform SatuSehat yang dikelola pemerintah.

Pengembangan layanan selanjutnya diarahkan agar Rumah Skrining dapat hadir di berbagai lingkungan, mulai dari perguruan tinggi, kawasan industri, pesantren, sekolah, rumah sakit pratama, hingga puskesmas. Bayu berujar perluasan titik layanan diharapkan dapat membuka peluang keterlibatan masyarakat dalam pengembangan fasilitas skrining kesehatan. Di sisi lain, teknologi radiografi juga terus berkembang dengan perangkat yang semakin ringan, hemat energi, dan dapat menggunakan baterai isi ulang. “Teknologi pesawat sinar-x cenderung semakin maju, canggih, aman, ringan, hemat energi, dan rechargeable,” ungkapnya.

Direktur Operasional Rumah Skrining Annisa Fitriana, S.Ant., menjelaskan bahwa pengelolaan layanan dilakukan dengan memanfaatkan ekosistem teknologi yang telah disiapkan untuk mendukung pemeriksaan radiologi. Rumah Skrining dapat mengelola perangkat radiologi produk PT Madeena Karya Indonesia maupun alat radiologi impor yang telah terpasang di rumah sakit di Indonesia. Sistem tersebut memungkinkan proses tata kelola data dan layanan radiologi terhubung dalam satu platform. “MHCS juga disebut Madeena Solution, telah dilengkapi sistem tata kelola data DICOM, PACS, Teleradiologi, dan pembacaan citra radiologi menggunakan bantuan Kecerdasan Buatan AI,” jelas Annisa.

Implementasi perdana dilakukan di lingkungan CV Prestige Furniture yang merupakan mitra produksi alat radiografi DDR Madeena. Pimpinan CV Prestige Furniture Wahyudi Ganda Wijaya menyampaikan komitmen perusahaan untuk memeriksa dan menjaga kesehatan 40 karyawannya melalui fasilitas Rumah Skrining. Kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh keluarga karyawan dan masyarakat di sekitar pabrik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan radiografi di lingkungan yang sebelumnya dinilai masih sulit memperoleh akses layanan formal yang terjangkau.

Layanan perdana Rumah Skrining berlangsung selama dua hari dengan pemeriksaan berupa radiografi thorax. Pada Kamis (27/8), sebanyak 35 orang mengikuti pemeriksaan, sedangkan pada Jumat (28/8) tercatat 42 peserta. Pelaksanaan tersebut menjadi tahap awal penerapan model layanan radiologi berbasis masyarakat yang dikembangkan melalui kolaborasi perguruan tinggi, industri, dan fasilitas pelayanan kesehatan. Hasil penerapan awal ini sekaligus menjadi pengalaman lapangan dalam pengembangan layanan Rumah Skrining berikutnya.

Selain layanan berbasis lokasi, pengembangan Rumah Skrining diarahkan pada penggunaan radiografi keliling yang ditempatkan di atas truk niaga ringan. Kendaraan tersebut dirancang untuk menjangkau lingkungan permukiman yang sempit maupun wilayah dengan medan yang lebih berat, sehingga pemeriksaan tidak harus selalu dilakukan di fasilitas kesehatan. Konsep ini menggabungkan layanan radiografi keliling dengan teleradiologi dan pembacaan AI melalui platform Madeena Health Care System untuk mendukung program Active Case Finding TBC bersama fasyankes tingkat pratama maupun puskesmas. Pendekatan tersebut dirangkum melalui konsep “Serve at everywhere, Read from Anywhere”.

Bayu berharap pengembangan teknologi tersebut dapat didukung oleh terbentuknya ekosistem radiografi sinar-X digital yang melibatkan pemerintah, fasilitas kesehatan, industri, perguruan tinggi, dan masyarakat. Ia juga mendorong adanya regulasi yang mampu memberikan ruang bagi pemanfaatan teknologi radiografi untuk kebutuhan pelayanan kesehatan. Baginya perluasan akses terhadap informasi kesehatan merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang sehat sekaligus mendukung kekuatan ekonomi dan industri nasional.

Penulis: Triya Andriyani

Foto: Dokumentasi Peneliti

Artikel Dukung Eliminasi TB, Dosen UGM Hadirkan Rumah Skrining dan Layanan Radiografi Keliling pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/dukung-eliminasi-tb-dosen-ugm-hadirkan-rumah-skrining-dan-layanan-radiografi-keliling/feed/ 0
UGM dan BRIN Dorong Kedaulatan Maritim Berbasis Riset dan Inovasi  https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-brin-dorong-kedaulatan-maritim-berbasis-riset-dan-inovasi/ https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-brin-dorong-kedaulatan-maritim-berbasis-riset-dan-inovasi/#respond Sat, 23 May 2026 04:40:41 +0000 https://ugm.ac.id/?p=93835 Sektor maritim berpotensi sebagai paradigma pembangunan nasional melalui penguatan riset, teknologi, dan inovasi berbasis potensi kelautan Indonesia. Oleh karena itu, isu kemaritiman harus terus menjadi arus utama pembangunan nasional di tengah persoalan pangan, energi, kesehatan, lingkungan, hingga geopolitik global. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) RI, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., […]

Artikel UGM dan BRIN Dorong Kedaulatan Maritim Berbasis Riset dan Inovasi  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Sektor maritim berpotensi sebagai paradigma pembangunan nasional melalui penguatan riset, teknologi, dan inovasi berbasis potensi kelautan Indonesia. Oleh karena itu, isu kemaritiman harus terus menjadi arus utama pembangunan nasional di tengah persoalan pangan, energi, kesehatan, lingkungan, hingga geopolitik global. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) RI, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., dalam National Policy Dialogue bertajuk Kedaulatan Kelautan Berbasis Kekayaan Hayati Kelautan: Orkestrasi Pengetahuan, Inovasi, dan Geopolitik dalam Ekonomi Biru Indonesia di Balai Senat UGM, Jumat (22/5).

Menurut Arif, BRIN akan mendorong kapasitas riset oseanografi dan biodiversitas laut yang kuat agar mampu memperkuat posisi dalam negosiasi global terkait sumber daya laut. Selain itu, ia juga menegaskan upaya mengintegrasikan pengetahuan lokal masyarakat pesisir dengan sains modern. “Masyarakat pesisir memiliki pengalaman empiris yang penting karena hidup dan berinteraksi langsung dengan laut setiap hari. Hal ini penting dan harus bergandengan dengan sains,” jelasnya.

Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D.,  menyoroti pentingnya penguatan hilirisasi riset dan inovasi kelautan dalam memperkuat kedaulatan maritim Indonesia. Menurut Ova, kekayaan biodiversitas laut bukan hanya aset alam yang harus dijaga, tetapi juga sumber pengetahuan, inovasi, dan kesejahteraan masyarakat. “Pengembangan ekosistem riset dan inovasi kelautan yang terintegrasi menjadi hal penting untuk mendukung hilirisasi hasil penelitian bagi kebutuhan masyarakat dan industri nasional,” tegasnya.

Meski begitu, Ova menuturkan perguruan tinggi sering menghadapi tantangan ketika hasil riset berhenti pada dokumen dan belum terimplementasi secara nyata. Karena itu, ia berharap BRIN dapat menjadi jembatan dalam mendorong hilirisasi berbagai riset dan inovasi yang dihasilkan akademisi Indonesia. Ova menegaskan bahwa UGM siap menjadi mitra strategis pemerintah dan berbagai institusi dalam membangun sektor maritim yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global. “UGM siap untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan berbagai institusi lainnya dalam pembangunan maritim yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global,” pungkas Ova.

Sementara Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., menyampaikan potensi kekayaan hayati laut yang besar bisa menjadi modal ekonomi, tetapi juga sumber pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi masa depan. “Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa baik biodiversity, geodiversity maupun culture diversity, termasuk ekosistem pesisir dan laut yang sangat kaya,” katanya.

Dikatakan Danang, UGM sendiri memandang marine biodiversity sebagai salah satu frontier penting bagi masa depan riset dan inovasi nasional. Karena itu, pengembangan kajian kelautan di UGM kini tidak lagi hanya berfokus pada inventarisasi spesies, tetapi telah berkembang menuju pendekatan genomik, bioinformatika, hingga environmental DNA.

Danang menyebutkan, UGM tengah mengembangkan berbagai riset terkait bioprospeksi laut, senyawa bioaktif, hingga pemanfaatan mikroalga untuk biofuel, bioremediasi, kosmetik, dan farmasi. “Riset-riset tersebut diarahkan untuk mendukung transisi energi, kesehatan lingkungan, serta penguatan ekonomi biru Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Cyntia Noviana

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Firsto

Artikel UGM dan BRIN Dorong Kedaulatan Maritim Berbasis Riset dan Inovasi  pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ugm-dan-brin-dorong-kedaulatan-maritim-berbasis-riset-dan-inovasi/feed/ 0
UU Paten Diharapkan Mampu Melindungi Karya Invensi Dalam Negeri https://ugm.ac.id/id/berita/ruu-paten-diharapkan-mampu-melindungi-karya-invensi-dalam-negeri/ https://ugm.ac.id/id/berita/ruu-paten-diharapkan-mampu-melindungi-karya-invensi-dalam-negeri/#respond Mon, 02 Dec 2024 03:44:34 +0000 https://ugm.ac.id/?p=73402 Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, mengatakan Undang-Undang Paten disahkan dalam rangka untuk memperkuat sistem perlindungan kekayaan intelektual di Indonesia. “Perubahan ini tidak hanya bertujuan melindungi invensi-invensi dalam negeri, tetapi juga untuk memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan mampu bersaing di tingkat global,” kata Wamen Otto Hasibuan dalam seminar nasional […]

Artikel UU Paten Diharapkan Mampu Melindungi Karya Invensi Dalam Negeri pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, mengatakan Undang-Undang Paten disahkan dalam rangka untuk memperkuat sistem perlindungan kekayaan intelektual di Indonesia. “Perubahan ini tidak hanya bertujuan melindungi invensi-invensi dalam negeri, tetapi juga untuk memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan mampu bersaing di tingkat global,” kata Wamen Otto Hasibuan dalam seminar nasional yang bertajuk “Perubahan Undang-Undang Paten: Menjawab Perkembangan Zaman, Kemajuan Teknologi, dan Kebutuhan Hilirisasi Paten Indonesia”. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 26 November 2024, di Auditorium Gedung B Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada.

Menurut Otto, sistem perlindungan yang lebih baik melalui UU Paten ini maka mendorong peningkatan jumlah invensi yang dapat dikomersialisasikan. Selain itu, revisi Undang-Undang Paten telah dilakukan dengan tujuan memperkuat sistem paten di Indonesia, meningkatkan perlindungan terhadap invensi, menyelaraskan dengan ketentuan paten internasional, serta menjaga keseimbangan antara perlindungan kekayaan intelektual dan kepentingan nasional.

Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Fakultas Hukum UGM Adrianto Dwi Nugroho, S.H., Adv.LL.M., LL.D., menuturkan UU Paten ini diharapkan mampu melindungi banyak karya-karya yang dihasilkan oleh anak bangsa.

Sekretaris Direktorat Pengembangan Usaha UGM, Prof. Sang Kompiang Wirawan, S.T., M.T., Ph.D., menerangkan bajwa UGM memberikan dukungan dukungannya terhadap hilirisasi paten melalui pembentukan tim khusus bernama IP Management & Technology Transfer Office. Tim ini bertugas membantu civitas akademika UGM, termasuk dosen dan mahasiswa, dalam mengurus paten atas ide dan inovasi yang dihasilkan. “Adanya pendampingan ini, diharapkan lebih banyak inovasi dari UGM yang dapat dilindungi secara hukum dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Seminar yang diselenggarakan oleh Program Magister Hukum Bisnis dan Kenegaraan Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Center for Intellectual Property, Competition, and Dispute Settlement Mechanism Studies (CICODS), Departemen Hukum Bisnis FH UGM, dan Asosiasi Pengajar Hak Kekayaan Intelektual (APHKI), juga menghadirkan sejumlah pakar dan akademisi di bidang hukum dan kekayaan intelektual yang mendiskusikan dampak perubahan UU Paten terhadap berbagai sektor, mulai dari akademik, industri, hingga teknologi. Seminar ini menjadi langkah konkret untuk mendukung inovasi sekaligus menyelaraskan regulasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan nasional.

Penulis : Rahma Khoirunnisa

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Donnie

Artikel UU Paten Diharapkan Mampu Melindungi Karya Invensi Dalam Negeri pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.

]]>
https://ugm.ac.id/id/berita/ruu-paten-diharapkan-mampu-melindungi-karya-invensi-dalam-negeri/feed/ 0