Tim KKN-PPM UGM Mahitala Mandalika menyelenggarakan program cek kesehatan gratis bagi warga Dusun Wareng, Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa yang berfokus pada upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Selain meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan masing-masing.
Hafidh Abimanyu, selaku penanggung jawab kegiatan, mengatakan program ini berangkat dari hasil pendampingan mahasiswa saat mengikuti kegiatan Posyandu Wareng. Dari hasil pengamatan di lapangan, tim menemukan bahwa masyarakat dewasa hingga lanjut usia di dusun tersebut memiliki risiko penyakit metabolik yang relatif tinggi dibandingkan wilayah lain di Desa Sukadana.
“Ketika mengikuti kegiatan Posyandu Wareng, kami melihat cukup banyak warga dewasa hingga lansia yang memiliki kadar gula darah di atas normal. Dibandingkan posyandu lain di Desa Sukadana, Dusun Wareng memiliki prevalensi sasaran penyakit metabolik yang paling tinggi. Dari situ kami merasa kegiatan cek kesehatan gratis menjadi kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Senin (3/8).
Hafidh memaparkan, layanan yang diberikan oleh tim meliputi skrining keluhan kesehatan, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu, kadar kolesterol, dan kadar asam urat, hingga konsultasi kesehatan berdasarkan hasil pemeriksaan masing-masing peserta.
Kegiatan cek kesehatan gratis ini diikuti sebanyak 41 peserta. Hasil pemeriksaan menunjukkan hipertensi menjadi kondisi yang paling banyak ditemukan. Dari 41 peserta, kata Hafidh, hanya 14 orang yang memiliki tekanan darah dalam kategori normal, sedangkan nilai tengah kadar kolesterol peserta berada pada kisaran 160 mg/dL. Tak lupa, lewat hasil pemeriksaan tersebut, tim juga memberikan konsultasi kesehatan kepada setiap peserta. “Setelah partisipan mendapatkan hasil pemeriksaan yang tidak normal, maka (mereka) terbuka untuk bertanya terkait penyesuaian gaya hidup atau pendekatan obat-obatan terkait keluhan,” tuturnya.
Selain memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, mahasiswa juga mendampingi kader Posyandu Wareng lewat pembahasan kasus, interpretasi hasil lab, serta edukasi mengenai pengaturan pola makan dengan prinsip 3J, yakni jumlah, jenis, dan jadwal makan. “Harapannya masyarakat Dusun Wareng bisa berdaya dan mencegah penyakit metabolik secara sosial. Terlebih, harapannya ada kebijakan dusun tentang pelabelan ‘lampu lalu lintas’ berdasarkan komposisi gula, garam, dan lemak,” tutup Hafidh.
Melalui kegiatan cek kesehatan gratis ini, Tim KKN-PPM UGM Mahitala Mandalika 2026 berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen mahasiswa Universitas Gadjah Mada dalam mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui program pengabdian yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi warga.
Penulis : Agito Sitepu
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. Tim KKN PPM
